Kesetiaan
“ Yung, Biyung sini temani aku bermain,” rengek seorang bocah kecil bernama Sum pada ibunya. “ Iya Nak,” Jawab seorang wanita muda berusia sekitar 28 tahunan, yaitu ibu
“ Yung, Biyung sini temani aku bermain,” rengek seorang bocah kecil bernama Sum pada ibunya. “ Iya Nak,” Jawab seorang wanita muda berusia sekitar 28 tahunan, yaitu ibu
Seekor burung hitam menapakkan kakinya di kabel listrik yang membentang sepanjang area persawahan. Napasnya memburu, terlihat lelah dan kesal. Angin yang menyapa lembut, tak mampu menghadirkan senyum
Ed meletakkan map berwarna merah di atas meja. Wajahnya tampak lelah. Ingin sekali aku menawarkan segelas air minum, tapi tak kulakukan. Aku tahu ia pasti akan menolaknya. "Bersiap-siaplah,
Malam itu kutemukan dirimu di antara tumpukan sampah di dekat kali. Tangismu lirih, nyaris tak terdengar bagai belaian angin yang teramat halus, seakan putus asa. Wajahmu memerah, tampaknya
Siang terik. Udara yang terasa panas di wajah tak membuatku beranjak. Tetap bergeming dalam lamunan. Sepanjang pagi hanya duduk di depan sebuah toko sambil memperhatikan kendaraan yang lalu-lalang.
Jika ingat peristiwa itu, rasanya aku ingin mati saja.Tetapi jalan pintas bukan solusi untuk menyelesaikan masalah. Di samping takut azab Tuhan, aku tidak ingin orang yang telah menghancurkan hidup
Maria menangis di hadapanku. Pundaknya terguncang hebat. Matanya sembap. Sesekali ia menghidu ingusnya hingga menimbulkan bunyi 'sruft' yang menjijikkan. "Jangan dulu tumbuh